Kabelnyaf 1,5mm² (warna merah, kuning, hitam), untuk kabel power di dalam panel yang digunakan. Di dalam pergantian kwh meter ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain : Seperti itu cara mengetahui listrik 1 phase atau 3 phase.selanjutnya kita. Kalau ada 4 jalur kabel dari pln berarti arus listrik 3 phase, contoh instalasi Rangkaianpertama, menunjukan rangkaian power window dalam posisi Off dengan kata lain tidak ada aliran arus dari aki ke motor power window. Ketika anda mengungkit tombol saklar power window keatas, maka akan ada hubungan pada plat (c). Dalam hal ini, akan ada aliran arus listrik dari sumber (a) melewati fuse, masuk ke saklar utama (b). 1 Lepas 1 set Saklar Power window disisi supir yang rusak. 2. Lepas Modul Saklar Power Window dari Framenya (Yang kita pakai Frame & Tombol LOCK nya saja) cash. Radityo Herdianto Ilustrasi tombol power Window – Power window tidak berfungsi sebagaimana mestinya akan membuat pengguna mobil kebingungan. Penyebab kerusakan atau tidak berfungsinya power window bisa terjadi karena beberapa hal. Nah, ada baiknya untuk diketahui apa saja yang menyebabkan power widor macet hingga tak berfungsi. Baca Juga Kaca Samping Mobil Susah Turun Naik , Apa Saja Yang Harus Dicek Ya? Kerusakan tersebut bisa terjadi karena empat hal yakni Rizky/Otomotifnet Masalah pada sekring Sekring berfungsi sebagai pemutus arus listrik untuk meminimalisir korsleting, sehingga sekring yang putus jelas akan menyebabkan seluruh power window menjadi tidak berfungsi. Mengecek dan mengganti sekring yang putus adalah hal paling mudah yang bisa kita lakukan pertama kali, dan apabila setelah penggantian putus kembali, maka itu pertanda terjadi korslet di bagian lain. Abdul Aziz Masindo Ilustrasi Saklar Power window Comment tirer des câbles vers mon portail? Depuis la mise en place de votre motorisation de portail, votre quotidien est devenu de plus en plus facilité ? Bien évidemment, offrir un confort indéniable à ses utilisateurs, tel est le rôle majeur d’un système d’automatisme. L’ouverture et la fermeture de votre portail est d’une grande simplicité. Comme vous le savez sans doute déjà, un portail électrique s’alimente via un câble électrique. Néanmoins, pour garantir un bon fonctionnement à votre système et pour que vous puissiez en profiter pleinement, il se peut que vous soyez obligé de tirer des câbles. Pour cela, suivez ce guide pour savoir toutes les démarches à suivre. Les précautions à prendre en compte Pour éviter d’éventuels problèmes, il serait sage de couper toute source électrique avant de lancer dans toute opération. Cela va limiter tous les risques liés à l’électricité. Il est vrai que réaliser soi-même les travaux est un moyen d’économiser considérablement, mais si vous n’avez pas une compétence en électricité, le mieux est de faire appel à un professionnel en la matière. Cet artisan électricité assure un travail selon les normes de qualité. Aussi, il saura travailler dans de meilleures conditions. Si vous devez réaliser l’opération, il est important que vous portiez d’équipement de protection. Munissez-vous aussi de bons matériels. Tirer des câbles vers mon portail, comment faire ? Avant de tirer les câbles vers le portail, il est important que vous disposiez un équipement sont la longueur est idéale pour votre installation. Cette dernière doit être égale à la distance de la source électrique de votre maison et votre portail. Cela est donc à mesurer avec précaution. Bon un bon résultat, il est à recommander de tirer les câbles dans votre second tableau. Aussi, il est conseillé d’installer un ID aux appareillages extérieurs sur lesquels vous allez connecter votre disjoncteur de 20A. C’est la que vous allez brancher vos futurs câbles de votre motorisation. Par ailleurs, les câbles doivent être passés dans une gaine électrique, non seulement pour une raison esthétique, mais aussi pour limiter tout risque d’accident. Quelles gaines électriques à prévoir pour motoriser un portail Si vous projeter à automatiser votre portail coulissant ou battant, il est important de savoir que des gaines électriques, pas n’importe lesquelles, sont à prévoir. Ces équipements sont destinés à passer les fils et à raccorder la motorisation. Pour ce faire, vous devez vous munir des gaines de diamètres différentes. Vous aurez besoin de gaines ICT de 20 mm de diamètre qui sont conçues pour le passage de câbles de l’automatisme. Il y a aussi les gaines TPC de 40 mm de diamètre qui vont su tableau de protection électrique au moteur de portail. Voilà, vous savez par où commencer si vous projetez de tirer des câbles vers votre portail. C’est une opération facile à réaliser. Une fois les câbles mis en place, vous pouvez bénéficier de tous les avantages de votre motorisation portail. Encore une fois, si vous n’avez un minimum de compétence en électricité, nous vous incitons de faire appel à un électricien professionnel. Rangkaian Power Window - Power window adalah sistem tambahan pada kendaraan yang digunakan untuk menambah kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. Pengertian power window adalah sistem yang berfungsi untuk membuka dan menutup kaca menggunakan saklar. Pembukaan dan penutupan saklar ini bisa dilakukan menggunakan saklar yang ada di salah satu pintu atau setiap pintu. Jika kembali ke beberapa mobil jaman dulu tentunya sistem power window belum dapat ditemukan. Mobil jaman dulu kebanyakan masih menggunakan manual yaitu dengan tuas putar yang ada pada setiap pintu kendaraan. Power window tentunya sangat membantu dan mempermudah dalam proses pembukaan dan penutupan kaca mobil. Power window terdiri dari beberapa komponen yang memiliki peranan dan fungsi yang berbeda-beda. Komponen power window terdiri dari supplay, kabel penghubung, kunci kontak, saklar power window, regulator power window, transfer gear, dan berbagai komponen lainnya. Setiap komponen tersebut bekerja untuk mengontrol naik turunnya kaca mobil. Untuk dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka power window membutuhkan sebuah rangkaian. Rangkaian power window ini akan mengontrol aliran arus listrik yang mengalir ke tranfer gear. Dengan pengontrolan aliran arus listrik ini, maka cara kerja power window dapat diatur sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan pengguna. Apabila menginginkan power window bekerja maka tinggal mengalirkan arus listrik dan sebaliknya. Oleh karena itu power window sekarang sudah menjadi sistem yang penting pada kendaraan? Lalu apa sih sebenarnya pengertian power window? Lalu apa saja komponen power window? Bagaimana rangkaian power window dan cara kerjanya? Semua hal tersebut akan dibahas pada artikel berikut. Pengertian Power Window Pengertian power window adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan kaca mobil secara otomatis melalui saklar yang tersedia pada salah satu pintu atau semua pintunya. Penaikkan dan penurunan kaca mobil ini dilakukan mulai dari 0 sampai penuh melalui sentuhan pada saklar atau tombol yang tersedia tanpa harus mengongkel seperti power window manual. Power window sekarang sudah menggunakan motor listrik. Motor listrik ini dihubungkan dengan kaca mobil melalui mekanisme penggerak. Untuk mengatur kerja motor listrik diberikan saklar yang akan menghubungkan dan memutuskan arus listrik yang mengalir. Oleh karena itu kerja power window dapat dikontrol sesuai kebutuhan pengguna. Secara umum sebenarnya power window sama dengan tipe konvensional yang digunakan pada mobil-mobil lama. Perbedaanya hanya terletak pada titik engkol yang diganti secara otomatis menggunakan motor listrik. Oleh karena itu pengguna tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk membuka dan menutup kaca mobil. Jenis-Jenis Power Window Dalam kerjanya, maka power window terdapat beberapa jenis. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan jenis powe window. 1. Power Window Dengan Mekanisme Kabel Power window dengan mekanisme kabel adalah salah satu jenis power window yang penerusan atau petransferan power window melalui sebuah kabel. Gerakan putar motor listrik akan dirubah menjadi gerakan translasi atau gerakan naik turun melalui kabel penghubung. 2. Sistem Power Window Dengan Regulator Power window dengan regulator adalah salah satu jenis power window yang proses penerusan tenaga dari motor listrik melalui regulator atau roda gigi dengan pembatas. Putaran dari motor listrik akan dirubah menjadi gerakan translasi atau gerakan naik turun melalui gear atau roda gigi reduksi. Komponen Power Window Dan Fungsinya Dalam power window tentunya terdapat berbagai komponen yang memiliki tugas atau fungsi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan komponen power window. 1. Baterai Baterai adalah salah satu komponen power window yang befungsi sebagai suplai arus listrik ke berbagai komponen pada sistem power window yang membutuhkan. Komponen utama power window pada umumnya membutuhkan arus listrik yang didapatkan dari baterai yang memiliki tegangan kurang lebih 12 volt. 2. Kabel Penghubung Kabel Penghubung adalah salah satu komponen power window yang berfungsi untuk menghubungkan komponen satu dengan komponen lain pada sistem power window yang membutuhkan arus listrik. Namanya sebuah rangkaian maka membutuhkan penghubung antar komponen untuk mengalirkan arus listrik. Hal ini bertujuan agar setiap komponen dapat bekerja sebagaimana fungsinya. 3. Fuse Fuse adalah salah satu komponen power window yang berfungsi untuk mengamankan rangkaian kelistrikan dari konsleting listrik dan beban berlebihan yang dapat mengakibatkan kerusakan. Rangkaian kelistrikan tentunya rawan terjadi konsleting listrik oleh karena itu power window juga tetap membutuhkan fuse atau sekering. 4. Kunci Kontak Kunci Kontak adalah salah satu komponen power window yang berfungsi sebagai saklar utama untuk menghubungkan arus listrik dari baterai ke rangkaian power window. 5. Relay Relay adalah salah satu komponen power window berfungsi untuk menghubungkan arus listrik dari baterai ke beban. Dalam rangkaian sistem power window ada beberapa yang menggunakan namun ada beberapa juga yang tidak menggunakan relay. Relay ini berfungsi sebagai saklar elektronik untuk mengatur aliran listrik ke rangkaian power window. 6. Saklar Power Window Saklar Power Window Central adalah salah satu komponen power window yang berfungsi sebagai saklar utama yang dapat digunakan untuk mengontrol semua power window pada setiap pintu. Jadi semua pintu baik depan maupun belakang, sistem power windownya dapat dikontrol melalui saklar utama ini. Selain itu terdapat juga saklar lock atau pengunci agar power window pada setiap pintu tidak dapat dioperasikan. 7. Saklar Tunggal Saklar Tunggal adalah salah satu komponen power window yang berfungsi sebagai saklar yang ditempatkan pada setiap pintu kecuali pintu pengemudi. Namun saklar ini hanya dapat mengontrol sistem power window dimana saklar ini ditaruh atau diletakkan. Jadi satu saklar hanya dapat mengontrol satu pintu saja. 8. Motor Power Window Motor Power Window adalah salah satu komponen power window yang berfungsi untuk penggerak pada sistem power window. Motor ini mengubah energi listrik dari baterai menjadi energi putar yang mana akan diteruskan ke mechanisme regulator untuk menggerakkan kaca naik dan turun sesuai kebutuhan. 9. Regulator Power Window Regulator Power Window adalah salah satu komponen power window yang berfungsi untuk merubah gerakan putar dari motor power window menjadi gerakkan naik turun pada kaca. Namun untuk mekanisme hanya digunakan pada jenis power window dengan regulator. Untuk penerusan tenaga dari motor listrik dilakukan oleh mekanisme roda gigi dan diteruskan melalui batang penghubung untuk menggerakkan kaca. Oleh karena itu responnya lebih baik daripada tipe kabel. 10. Transfer Gear Tranfer Gear adalah salah satu komponen power window yang berfungsi sama seperti regulator namun tipe ini digunakan pada jenis sistem power window kabel. Transfer gear terdiri dari sebuah pulley yang terdapat lilitan kawat penghubung. Cara kerjanya sama seperti rantai motor. Ketika motor listrik berputar maka tranfer gear akan meneruskan putaran dan mengubah menjadi daya tarik kawat penghubung untuk menggerakkan kaca. 11. Kawat Penghubung Kawat Penghubung adalah salah satu komponen power window jenis kabel yang berfungsi untuk sebagai rantai yang mengubah gerakan putar dari motor menjadi gerakan naik turun kaca. Kawat penghubung ini bertugas meneruskan tenaga dari motor listrik untuk menggerakkan kaca agar naik turun sesuai dengan kebutuhan. Kawat yang digunakan adalah kawat baja yang memiliki kekuatan dan daya tahan terhadap tarikan yang tinggi sehingga tidak mudah putus. 12. Glass Holder Glass Holder adalah salah satu komponen power window yang berfungsi sebagai tempat untuk menahan kaca atau bracket penahan kaca agar tidak jatuh. Selain itu glass holder juga terhubung dengan kawat penghubung. Oleh karena itu ketika motor listrik berputar maka kawat penghubung akan menarik glass holder beserta kaca agar naik atau turun sesuai dengan kebutuhan. 13. Glass Holder Track Glass Holder Track adalah salah satu komponen power window pada jenis kabel yang digunakan sebagai jalur pergerakan glass holder naik turun. Glass holder track berguna agar pergerakan dari grass holder tepat atau akurat sesuai dengan kebutuhan atau dengan kata lain agar glass holder tidak bergerak keluar jalur ketika mendapat tenaga dari motor listrik. Rangkaian Power Window Dan Cara Kerjanya Pada dasarnya rangkaian power window sangat sederhana. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan rangkaian power window dan cara kerjanya. Rangkaian power window bekerja dengan mengontrol putaran dari motor listrik. Motor listrik yang digunakan adalah motor listrik bolak balik. Artinya motor listrik ini dapat berputar searah jarum jam maupun berlawanan jarum jam tergantung pengontrolan aliran arus listrik yang mengalir ke motor power window. Saat motor power window mendapat arus listrik positif melalui terminal A motor listrik dan terminal B motor listrik sebagai massa maka motor listrik akan bergerak searah jarum jam. Sebaliknya saat terminal A motor listrik sebagai massa dan terminal B motor listrik sebagai arus listrik positif maka motor power window akan bergerak berlawanan arah jarum jam. Untuk lebih jelas mengenai rangkaian power window, erikut merupakan rangkaian kelistrikan power window. Keterangan komponen rangkaian power window sebagai berikut baterai 1, fuse 2, kunci kontak 3, circuit breaker 4, saklar pengunci 5, saklar utama 6, saklar pintu belakang 7, motor penggerak depan 8, motor penggerak belakang 9. Untuk penjelasan cara kerjanya sebagai berikut 1. Cara Kerja Power Window Posisi Naik UP Pada saat posisi naik tentunya saklar ditekan pada posisi naik dengan saklar lock pada posisi ON. Sehngga arus dari baterai dapat mengalir menuju fuse → kunci kontak → circuit breaker → terminal up → saklar → motor penggerak → terminal saklar E → massa. Akibatnya motor mendapatkan arus listrik sehingga dapat berputar. Putaran motor listrik ini akan dimanfaatkan atau diteruskan ke tranfer gear untuk power window mekanisme kabel atau regulator untuk power window regulator. Selanjutnya mekanisme penggerak akan mengubah putaran motor listrik menjadi gerakan naik untuk menggerakkan kaca keatas atau menutup. 2. Cara Kerja Power Window Posisi Turun Down Pada posisi turun sebenarnya sama seperti posisi naik, yang membedakan hanyalah pada putaran motor penggerak yang berlawanan arah jarum jam. Aliran arus dari baterai dapat mengalir menuju fuse → kunci kontak → circuit breaker → terminal down → saklar → motor penggerak → terminal saklar E → massa. Adanya perbedaan terminal motor listrik maka putaran dari motor listrik menjadi kebalikan arah jarum jam. Putaran motor listrik ini akan dimanfaatkan atau diteruskan ke tranfer gear untuk power window mekanisme kabel atau regulator untuk power window regulator. Selanjutnya mekanisme penggerak akan mengubah putaran motor listrik menjadi gerakan naik untuk menggerakkan kaca keatas atau menutup. Mekanisme regulator atau kabel menggulung atau bergerak ke arah bawah sehingga kaca dapat bergerak turun. Diatas merupakan pembahasan mengenai power window. Pembahasan dimulai dari komponen power window, dan rangkaian power window dan cara kerjanya.

jalur kabel power window