Kasuspelanggaran HAM di masa Orde Baru tercatat menimpa kelompok keagamaan yang tidak mau ditaklukkan Orde Baru atau dicurigai dapat menjadi kekuatan penanding pemerintah saat itu. pemerintahanyang demokratis dan otonom. Wujud konkritnya adalah pemberian porsi otoritas yang lebih besar kepada daerah. Dalam konteks otonomi daerah itulah maka beberapa pemerintah daerah mencoba mencari terobosan seraya beracu pada ketentuan yang baru, dan atas prakarsa sendiri. Dengan kondisi yang demikian ini, maka membuka peluang bagi Kuncijawabannya adalah: A. perghargaan FAO tahun 1988 karena keberhasilan Indonesia melakukan swasembada pangan. Menurut ensiklopedia, indikator keberhasilan pemerintah orde baru melaksanakan revolusi hijau adalah? perghargaan fao tahun 1988 karena keberhasilan indonesia melakukan swasembada pangan. Lihat juga kunci jawaban pertanyaan berikut: Fast Money. Di materi Sejarah Kelas 12 ini, kita bakal bahas kelebihan dan kelemahan Era Orde Baru. Yuk, kita mulai pembahasan! Piye kabare? Isih penak jamanku, to? Mungkin di antara elo semua, ada yang pernah denger slogan itu. Kalau dalam bahasa Indonesia, kira-kira artinya begini, “Gimana kabarnya? Masih enak zamanku, kan?” “Zamanku” yang dimaksud di sini, adalah Orde Baru, sebutan untuk pemerintahan Presiden Soeharto yang dimulai dari tahun 1966 sampai 1998. Jadi, keadaan ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, serta cita-cita reformasi yang dianggap tidak sesuai harapan, membuat orang-orang membandingkan kondisi Indonesia sekarang dan zaman Orde Baru. Ilustrasi Orde Baru Dok. Wikimedia Commons. Nah, di artikel ini, gue bakalan kasih tahu apa aja sih kelebihan dan kelemahan di Era Orde Baru. Nantinya, gue pengen elo bandingin sendiri. Menurut elo, apakah bener kalau Orde Baru lebih enak dibanding zaman sekarang? Oke, kita mulai, ya! Kelebihan Orde BaruKelemahan Orde BaruContoh Soal Di zaman Orde Baru, situasi politiknya lebih stabil kalau dibandingin pemerintahan sebelumnya, yaitu Orde Lama atau era pemerintahan Presiden Soekarno. Bayangin aja, saat Orde Lama, udah terjadi pergantian kabinet sebanyak sembilan kali. Emangnya kenapa kalau situasi politik lebih stabil? Itu artinya, pemerintah bisa fokus ngurusin pertumbuhan ekonomi, daripada sibuk dengan pergantian kabinet atau pun kebijakan. Nah, dengan begini, pertumbuhan ekonomi terjadi di era Orde Baru. Dengan masa jabatan yang panjang, yaitu selama 32 tahun, Presiden Soeharto bisa membuat kebijakan yang berkelanjutan, dengan target pertumbuhan ekonomi jangka panjang, atau biasa disebut sebagai Rencana Pembangunan Lima Tahun Repelita. Kabinet pembangunan I era Orde Baru Dok. Wikimedia Commons. Selanjutnya, Orde Baru juga memiliki hubungan politik luar negeri yang lebih baik. Kalau di era sebelumnya, yaitu Orde Lama, Indonesia keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB di tahun 1965. Markas PBB di Jenewa, Swiss Dok. Wikimedia Commons. Bayangin aja, kalau elo keluar dari grup WhatsApp keluarga aja bisa bikin dunia persilatan heboh, sekarang bayangin Indonesia keluar dari organisasi sebesar PBB. Nah, di era Orde Baru, Indonesia balik lagi jadi anggota PBB. Nggak cuma itu, Indonesia juga salah satu negara inisiator dari berdirinya ASEAN pada 8 Agustus 1967. Nah, selain kelebihan, maka ada juga nih, kelemahan dari Orde Baru. Baca Juga Daftar Presiden Era Reformasi dan Kebijakannya – Materi Sejarah Kelas 12 Kelemahan Orde Baru Di era Orde Baru, terdapat banyak pelanggaran Hak Asasi Manusia HAM, contohnya kayak serangkaian penembakan misterius petrus, pembungkaman aktivis, Peristiwa Tanjung Priok, dan lain sebagainya. Kalau di era itu, elo adalah aktivis kampus yang ikut turun ke jalan buat berdemo dengan membawa spanduk bertuliskan “saking kacaunya negara ini, introvert jadi ikut turun ke jalan”, kayaknya bakal ngeri-ngeri sedap sih. Selain itu, pemerintahan di era ini terkenal dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme KKN. Kalau punya posisi oke di pemerintahan pada era Orde Baru ini, semua urusan lancar jaya! Nah, tadi gue sempet bilang kan, kalau terjadi pertumbuhan ekonomi di era ini. Masalahnya, pembangunan hanya terpusat di Pulau Jawa aja. Kalau sekarang banyak orang yang pengen mengadu nasib di Jakarta, mungkin ini salah satu penyebabnya ketidaksetaraan pembangunan. Baca Juga Latar Belakang Pemerintahan Masa Reformasi – Materi Sejarah Kelas 12 Biar makin mantap, Zenius punya beberapa paket belajar yang bisa lo pilih sesuai kebutuhan lo. Di sini lo nggak cuman mereview materi aja, tetapi juga ada latihan soal untuk mengukur pemahaman lo. Yuk langsung aja klik banner di bawah ini! Contoh Soal Sekarang, biar elo makin oke pemahamannya tentang materi ini, gue udah siapin satu soal yang bisa langsung elo sikat. Kerjain, yuk! Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut Pembangunan yang merataTransparansi dan akuntabilitas dari pemerintahanStabilitas politikPembangunan ekonomi, sehingga ada peningkatan kemakmuranTerbukanya pintu seluas-luasnya bagi pers Yang termasuk kelebihan dari era Orde Baru adalah… a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 3 dan 4 e. 4 dan 5 Pembahasan Situasi politik yang stabil dan terjadinya pertumbuhan ekonomi adalah kelebihan dari era Orde Baru. Kelemahan dari era ini adalah pembangunan yang hanya terpusat di Pulau Jawa, jeleknya transparansi dan akuntabilitas dari pemerintahan, dan tidak terbukanya pemerintahan kepada pers. Jawaban d. *** Okay, kayaknya udah cukup pembahasan tentang kelebihan dan kelemahan era Orde Baru Indonesia. Sekarang, gimana pendapat elo tentang Orde Baru? Oh, ya, elo bisa cari tahu materi belajar lainnya di Zenius. Enggak cuma Sejarah, elo bisa belajar materi lainnya secara lengkap, mulai dari Geografi, Biologi, Sejarah, dan masih banyak lagi. Elo bisa akses video belajar Zenius di sini secara GRATIS pake akun yang udah didaftarin di website atau lewat aplikasi Zenius. Selamat belajar! Baca Juga Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Masa Orde Baru – Materi Sejarah Kelas 12 Di Indonesia telah mengalami masa masa penjajahan yang panjang. Masa tersebut terjadi saat masa orde lama yang kemudian runtuh berlatarbelakang saat kekuasaan Sukarno diganti oleh Suharto. Pada masa itu orde lama juga diganti dengan masa orde baru. Saat itu terlahir pemberontakan G30 SPKI yang menjadi penyebab terjadinya perubahan pemimpin kekuasaan. Keamanan masyarakat pada masa tersebut mulai tidak kondusif, penduduk dalam negeripun merasa resah karena merasa tidak aman. Pada saat pemberontakan G30 SPKI presiden sukarno memberi wewenang kepada Suharto untuk melaksanakan pengamanan penduduk penduduk dalam negeri di Indonesia melalui surat perintah Sebelas Maret atau bisa disebut Supersemar yang merupakan penyimpangan kosntitusi pada masa orde baru. Dan inilah awal pokok pembahasan kita mengenai kelebihan dan kekurangan orde masa perubahan orde lama menuju orde baru terdapat pemberontakan pemberontakan yang membuat penduduk Indonesia menderita. Para tokoh tokoh pejuang atau pahlawan Indonesiapun tidak putus asa dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia. Pada masa tersebut pedoman bangsa Indonesia berusaha dikembalikan kembali menjadi Pancasila dan UUD yang menjadi landasan orde baru. Namun perjuangan bangsa indonesia meraih pedoman tersebut tidaklah mudah. Pada sejarah lahirnya orde baru terdapat latar belakang lahirnya orde baru, ada juga perkembangan orde baru yang merubah kebijakan kebijakan pada masa Pemerintahan Orde Baru Sejarah Lahirnya, Perkembangan Kekuasaan dan Kebijakan Pemerintah Orde Baru Pada masa orde lama terjadi konflik konflik yang menunjang terjadinya perubahan pemerintahan. Perubahan tersebut dilatarbelakangi dengan adanya pemindahan kekuasaan dari pemerintahan yang dipimpin oleh Ir Sukarno berubah menjadi pemerintahan Suharto. Pada artikel ini akan membahas mengenai sejarah lahirnya orde baru, perkembangn kekkuasaan orde baru, dan kebijakan kebijakan pemerintahan orde baru. Pemerintahan Orde Baru sangat memberi dampak cukup besar bagi warga Indonesia. Untuk lebih jelasnya mari kita Lahirnya Orde BaruSejarah Lahirnya Orde Baru ditandai oleh runtuhnya orde lama yang didalamnya terdapat pemberontakan pemberontakan yang terjadi. Seperti halnya pemberontakan G30S yang dapat ditumpas. Pemberontakan tersebut terdapat bukti bukti yang menunjukan bahwa PKI atau Partai Komunis Indonesia yang menjadi pelaku pemberontakan tersebut. PKI merupakan dalang dari pemberontakan tersebut dan membuat masyarakat Indonesia marah serta kecewa dengan organisasi tersebut. Sebelumnya PKI merupakan organisasi pembela rakyat indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Namun karena pemberontakan tadi masyarakat melakukan demontrasi massa yang bertujuan agar PKI dibubarkan dan tokoh tokoh yang ada didalamnya diadili secara Suharto pada masa orde baru tersebut diangkat sevagai menteri serta memberi mandat kepada panglima angkatan darat untuk memberantas organisasi PKI beserta ormasnya. Lahirnya Orde Baru dilatar belakangi masyarakat luas meliputi dukungan dari berbagai kalangan, seperti dari beberapa partai politik, perorangan, organisasi massa, pemuda, mahasiswa, pelajar bahkan kaum wanita. Berbagai dukungan tersebut kemudian membentuk organisasi bersama yang disebut sebagai gerakan Front Pancasila. Front Pancasila tersebut bersatu dan menuntut organisasi pembrontakan G30SPKI beserta ormas yang terlibat untuk melakukan penyelesaian secara politis. Aksi penolakan G30SPKI tersebut mempunyai tujuan yang sama terjadi pada 30 September 1965 yang bertemakan kesatuan. Di dalam gerakan 30 September 1965 terdapat organisasi yang tergabung seperti KAMI Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia, KASIKesatuan Aksi Sarjana Indonesia, KAPI Kesatuan Aksi Pelajar Indoneisa dan masih banyak kesatuan yang tergabung dalam Front Pancasila kemudian berganti nama menjadi “Angkatan 66” . Aksi tersebut dilanjutkan menuju Gedung Sekretariat Negara pada tanggal 8 Januari 1966. Pada 8 Januari 1966 terdapat pernyataan yang menyatakan bahwa kebijakan ekonomi dari pemerintah tidak dapat dilaksanakan maupun dibenarkan. Setelah itu aksi angkatan 66 berlanjut menuju Halaman Gedung DPR-GR pada tanggal 12 Januari 1966 yang mengajukan “Tritura Tri Tuntutan Rakyat”.Adapun isi dari Tritura yaitu Pembubaran PKI berserta ormas ormas didalamnyaPembersihan Kabinet DwikoraPenurunan Harga harga BarangProses sejarah terjadinya orde baru memang memberi kesan tersendiri oleh masayarakat Indonesia pada masa tersebut. Seperti pada tanggal 15 Januari 1966 terjadi pertemuan antara wakil wakil mahasiswa dengan presiden Ir. Sukarno yang bertempat di istana Bogor. Pada pertemuan tersebut terjadi sidang paripurna kabinet dwikora yang membahas mengenai gerakan mahasiswa yang diduga didalangi oleh pihak Central Intelligence Agency atau CIA yang berasal dari Amerika Serikat. Pada tanggal 21 Februari Ir. Sukarno melakukan perombakan kabinet kabinetnya. Perombakan tersebut membuat masyarakat menjadi bahagia karena sebagian dari kabinet sebelumnya masih termasuk dalam G30SPKI. Kabinet kabinet yang telah terbentuk kemudian bernama “Seratus Menteri”.Pelantikan seratus menteri terjadi pada 24 Februari 1966 dan dihadiri oleh para pemuda, mahasiswa, maupun pelajar yang memenuhi jalan menuju Istana Merdeka. Namun saat pelantikan terjadi aksi bentrok antara kalangan kalangan pendukung pelantikan tersebut dengan kalangan Cakrabirawa. Kalangan cakrabirawa tersebut melakukan aksi penyandraan terhadap gerakan gerakan tersebut sehingga mengakibatkan salah satu mahasiswa Universitas Indonesia Arief Rahman meninggal dunia saat peristiwa itu Kepemimpinan SuhartoAkibat semakin adanya konflik antara pendukung orde lama dengan orde baru membuat kondisi semakin gawat. Dengan kondisi tersebut pada tanggal 3 Februari 1967 keluarlah memorandum dari DPR-GR untuk Ketua Presidium Kabinet Ampera agar segera melaksanakan sidang MPRS. Dengan adanya resolusi dari memorandum tersebut kemudian kekuasaan yang awalnya dipimpin oleh Ir. Sukarno diserahkan kepada Suharto pada tanggal 20 Februari 1967. Kepemimpinan Suharto kemudian tertulis dalam ketetapan MPRS No. XXXIIIIMPRS/1967 dan disahkan melalui sidang MPRS. Suharto diangkat sebagai presiden RI oleh Ir. Sukarno sendiri. Perkembangan kekuasaanpun berawal dari pemerintahan Sukarno menjadi pemerintahan Kepemimpinan SuhartoKonflik konfilk serta pemberontakan yang terjadi saat masa orde baru membuat kondisi politik instabilitas berakhir. Kondisi tersebut dapat ditanggulangi namun belum berjalan dengan normal kembali. Pemerintah kemudian melakukan penanggulangan kondisi tersebut dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dengan peristiwa peristiwa diatas kemudian munculah masa masa orde baru. Masa disaat penataan kembali kehidupan bangsa Indonesia yang mengacu serta berpedoman kepada Pancasila dan UUD 1945 dalam melakukan pembangunan pembangunan, memperbaiki pemerintahan yang telah melakukan penyelewengan kekuasaan yang biasa disebut Tri Tuntutan Rakya Tritura, dengan kembali kondisi kondisi yang membuat warga Indonesia menjadi aman, nyaman dan tentram. Masa tersebut dapat disebut sebagai “Kekuasaan Orde Baru”. Perkembangan kekuasaan tersebut selalu mengacu pada Pancasila dan ideologi negara UUD saat pemerintahan orde baru mulai berkembang kemudian mempunyai ciri dalam pemerintahannya. Adapun ciri pemerintahan orde baru meliputi dengan makin banyaknya korupsi, tidak ada kebebasan dalam berpendapat, ideologi Pancasila lebih tertutup, pemerintahan diktator masih dalam keadaan aman serta damai, perkembangan ekonomi semakin meningkat, serta ada kesenjangan sosial antara orang kaya dengan orang miskin. Selain itu Indonesia juga mulai terdaftar sebagia anggota PBB pada tahun 1966. Dengan itu pembangunan semakin dapat diperbaiki, adanya swasembada pangan, bahkan terdapat investor yang menanamkan modalnya di Pemerintah Orde BaruSetelah kondisi bangsa Indonesia pada masa tersebut telah membaik kemudian terdapat kebijakan kebijakan yang diberikan oleh pemerintahan orde baru. Pada masa pemerintah orde baru mulai dilaksakan pembangunan pembangunan yang berskala besar atau nasional. Pembangunan tersebut harus dapat diselesaikan pada masa orde baru karena telah direncanakan sebelumnya pada masa orde lama. Pembangunan tersebut dapat menghabiskan waktu yang cukup lama. Pembangunan tersebut telah dirancang melalui Pembangunan Lima Tahun atau dapat disebut “Pelita”.Rencana rencana pembangunan tersebut telah dirancang dengan berbagai macam program. Program tersebut kemudian dikumpulkan menjadi satu dan diterbitkanlah program GBHN atau Garis garis Besar Haluan Negara. GBHN dibuat oleh MPR agar tujuan pembangunan tersebut dapat terlaksana. GBHN dilaksanakan dalam kurun waktu 5 tahun yang dimulai pada tahun 1969. Pembangunan tersebut berdasarkan Trilogi Pembangunan. Adapun isi dari Trilogi Pembanguan yaitu Pemerataan pembangunan sehingga terdapat keadilan sosial bagi seluruh rakyatPertumbuhan ekonomi yang meningkat pesatStabilitas Nasional yang sehat serta dinamisDengan adanya pemerataan nasional serta timbulnya pertumbuhan ekonomi yang meningkat kemudian muncullah Pelita III yang isinya Pemerintahan Orde Baru terdapat 8 Jalur pemerataan yang meliputiPemerataan dalam memenuhi kebutuhan pokokPemerataan dalam pendidikanPemerataan dalam pembagian pendapatanPemerataan dalam Peluang UsahaPemerataan dalam kesempatan kerjaPemerataan dalam penyebaran pembangunan diIndonesiaPemerataan dalam berpartisipasi dibidang pembangunanPemerataan dalam memperoleh keadilanDalam Pemerintahan Orde Baru terdapat peristiwa politik yang terjadi seperti berakhirnya konfrontasi dengan malaysia. Indonesia kembali menjadi anggota PBB, berdirinya ASEAN, serta Integrasi Timor Timur dalam wilayah Orde BaruBerikut beberapa kelbihan di masa orde baru yaituPengingkatan dari GDP per kapita dari $70 hingga $1000 pada tahun 1996Beberapa program untuk kesejahteraan keluarga yang tidak berhasil di laksanakan pada orde lama bisa di jalankanpada orde pengangguran mulai menurun karena masyarakat semakin banyak yang pandai kebutuhan keamanan di dalam dari pelaksanaan gerakan wajib belajar dan juga gerakan orang tua dana dari investor pembangunan 5 tahun telah sukses di Kelemahan Orde BaruBeberapa kelemahannya yaitu Maraknya kasus korupsi, kolusi, dan juga tindakan nepotisme hampir di semua kalangan masyarakatPembangunan yang berjalan tidak merata, terluhat perbedaan drastis pembangunan wilayah pusat dan kekayaan yang di pakai untuk pemerintah pembangunan yang kian pelanggaran HAM karena solusi dari berbagai pemecahan masalah banyak di gunakan berupa perang kekuasaan yang menyalahi tujuan instrumen HAM dan perbandingan penegakan HAM di pers yang terbatas dilihat dari maraknya koran yang harus terpaksa tidak bisa lagi untuk berpendapat masih jauh diatas sosial dengan nampaknya mana si kaya dan mana si miskin yang kian beberapa poin penting pembahasan tentang kelebihan dan kekurangan orde baru yang bisa kami jabarkan kali ini. Semoga bermanfaat. Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia08 Juni 2022 0343Hai Salsabilla, kakak bantu jawab ya. Pernyataan yang mencerminkan keberhasilan pemerintahan Orde Baru yakni nomor 1 dan 3. Untuk lebih jelasnya, pahami penjelasan berikut. Beberapa kebijakan yang mencerminkan keberhasilan pada masa Orde Baru dengan tujuannya yakni untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat yaitu 1. Swasembada Pangan Sepanjang 1970-an hingga 1980-an dilakukan investasi besar-besaran untuk infrastruktur Pembangunan Lima Tahun Pelita, swasembada pangan merupakan fokus tersendiri dalam rencana pembangunan yang dibuat oleh Soeharto. Pada Pelita I yang dicanangkan landasan awal pembangunan Pemerintahan Orde Baru, dititikberatkan pada pembangunan di sektor pertanian yang bertujuan mengejar keterbelakangan ekonomi melalui proses pembaruan sektor pertanian. 2. Keluarga Berencana Pada masa Orde Baru dilaksanakan program untuk pengendalian pertumbuhan penduduk yang dikenal dengan Keluarga Berencana KB. Pada tahun 1967 pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai 2,6% dan pada tahun 1996 telah menurun drastis menjadi 1,6%. Pengendalian penduduk dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas rakyat Indonesia dan peningkatan kesejahteraannya. 3. Pusat Kesehatan Masyarakat Perkembangan Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas bermula dari konsep Bandung Plan diperkenalkan oleh dr. Y. Leimena dan dr. Patah pada tahun 1951. Konsep Bandung Plan terus dikembangkan, tahun 1967 diadakan seminar konsep Puskesmas. Pada tahun 1968 konsep Puskesmas ditetapkan dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional dengan disepakatinya bentuk Puskesmas yaitu Tipe A, B dan C. Perkembangan Puskesmas menampakan hasilnya pada era Orde Baru, salah satu indikatornya adalah semakin baiknya tingkat kesehatan. Dengan demikian, pernyataan yang mencerminkan keberhasilan pemerintahan Orde Baru yakni nomor 1 dan 3. Semoga membantu.

pernyataan yang mencerminkan keberhasilan pemerintah orde baru adalah